Semua tulisan dari Ahmad Sobirin

PR GP Ansor Dayaasri Bantu Warga Yang Sedang Isoman

Pengurus ranting (PR) gerakan pemuda (GP) Ansor tiyuh Dayaasri kecamatan Tumijajar kabupaten Tulang bawang barat (Tubaba), memberikan bantuan kepada warga masyarakat setempat yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) akibat terpapar virus Covid-19.

PR GP Ansor tiyuh Dayaasri kecamatan Tumijajar berpose dihalaman rumah salah satu warga yang sedang menjalani isoman, Kamis (22/7/2021)

Mereka bergerak memberi dukungan dan semangat kepada warga yang sedang isoman agar kuat menjalani isolasi menghadapi ganasnya virus korona yang sedang mewabah di daerah ini. Kamis (22/7/2021)

Lanud Pangeran M. Bun Yamin Vaksinasi Anak Usia 12 – 17 Tahun

Seorang pelajar di Tulangbawang sedang menjalani vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Lanud Pangeran M Bunyamin, Jum’at (23/7/2021)

Tulang bawang — Lanud Pangeran M. Bun Yamin lewat Tim Seksi Kesehatan (Siekes) kembali melaksanakan Serbuan Vaksinasi kepada Siswa/i SMP Angkasa Lanud Pangeran M. Bun Yamin di Klinik Siekes Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Tulang Bawang, Lampung, Kamis (22/7/2021). Vaksinasi tahap pertama ini merupakan kegiatan lanjutan dan sebagai upaya untuk memfasilitasi Siswa/i dalam rangka percepatan vaksinasi kepada anak berusia 12 sampai dengan 17 tahun.

Percepatan vaksinasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melindungi anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa agar terhindar dari pandemi Covid-19.

Langkah ini diambil karena berdasarkan data umum yang diketahui, terdapat sejumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 yang merupakan anak usia 0 sampai18 tahun, dimana hampir setengahnya merupakan anak berusia antara 12 sampai 17 tahun.

Komandan Lanud Pangeran M. Bun Yamin Letkol Nav Yohanas Ridwan, S.T., dalam kesempatan ini, mengungkapkan bahwa dengan perkembangan dan mutasi Virus Covid-19 yang semakin meluas dan mengganas, Lanud Pangeran M. Bun Yamin terus bergerak dan turut mendukung program percepatan vaksinasi bagi anak usia 12 hingga 17 tahun. Hingga hari ini, telah terlaksana sebanyak 27 Siswa/i SMP Angkasa Lanud Pangeran M. Bun Yamin yang ter-vaksin dengan vaksin Sinovac.

Seperti pemberian vaksinasi kepada orang dewasa, vaksinasi terhadap anak juga memiliki tahapan prosedur keamanan yang sama. Yakni sebelum pemberian vaksinasi tentunya mereka telah melewati proses screening hingga tahapan observasi setelah pemberian vaksin. Dan juga selalu diberikan edukasi tentang bagaimana penerapan Prokes yang baik dan benar.

#lanudbunyamin #tni #tniau #militer #auri #dirgantara #lampung #indonesia

Kemenag Gelar Tahlil Nasional “Doa untuk Syuhada”

Menteri agama republik Indonesia



Upaya menggerakkan masyarakat untuk melakukan ikhtiar batin dalam menghadapi pandemi Covid-19 terus dilakukan Kementerian Agama. Salah satunya, menggelar Tahlil Nasional bertajuk “Doa untuk Syuhada”.

“Tahlil Nasional menjadi kelanjutan dari ikhtiar batin kita, melangitkan doa dan harapan agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Juga untuk mendoakan yang terbaik bagi para syuhada yang gugur selama pandemi ini,” ujar Menag di Jakarta, Kamis (22/7/2021).

Tahlil Nasional akan dilaksanakan secara virtual pada Kamis, 22 Juli 2021, pukul 19.00 WIB. Acara ini akan diikuti kementerian/lembaga, para pengasuh dan santri pondok pesantren, pimpinan ormas, penyuluh agama di seluruh Indonesia dan ASN, serta masyarakat umum.

Kementerian Agama akan menyiapkan link webinar dengan kapasitas ribuan agar masyarakat dapat bergabung. Sebagaimana #PrayFromHome, masyarakat diminta untuk mengikutinya dari rumah masing-masing. Acara ini juga akan disiarkan langsung melalui media sosial Kementerian Agama.

“Kami mengundang masyarakat Indonesia, untuk bergabung, bersama-sama melafalkan zikir, tahlil, dan doa pada Kamis malam ini. Mari langitkan doa agar pandemi segera berakhir dan doakan para syuhada yang telah mendahului kita,” ajak Menag.

Lazismu Rangkul Komunitas Gagal Ginjal Kronis Kemas Daging Hewan Kurban

Jakarta – LAZISMU. Baru kali ini, di perhelatan program kurban nasional Lazismu yang sebagian hewan kurbannya dikemas dalam masakan siap saji menggandeng komunitas tak biasa. Sebelum Idul Adha 1442 H, Lazismu banjir tawaran kolaborasi. Namun, dari sekian tawaran kolaborasi itu, ada komunitas yang menyita perhatian, yakni _Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia_ (KPCDI). 
Komunitas yang di dalamnya beranggotakan pasien gagal ginjal kronis. Melalui salah satu anggotanya, Anityo Pertiwanggono, tercetus ide untuk memberdayakan pasien gagal ginjal kronis agar tetap kuat menghadapi ujian sakit terlebih di tengah pandemi yang berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi keluarga pasien. Sebagian dari penderita itu, menurut Anityo adalah tulang punggung keluarga.
Tak dinyana, ini luar biasa banget, kata Anityo bahwa ide itu diterima Lazismu. Lewat amil Lazismu yang juga merupakan koordinator kurban tahun ini, Mochammad Sholeh Farabi yang berduet dengan Adi Rosadi bergegas menyiapkan hewan kurban. Semua hewan kurban dari pemotongan sampai menjadi kemasan siap saji diserahkan pengelolaanya kepada manajemen katering Dapur AAN yang tak lain buah usaha Anityo setelah tak bekerja formal lagi.
Anityo mengatakan, secara teknis pemotongan hewan kurban dilaksanakan di dua tempat. Tempat pertama di El-Barkah Cilandak, Jakarta Selatan, dan tempat kedua di Serang Banten. Dengan melibatkan para anggota pasien gagal ginjal kronis, daging segar kurban siap diolah menjadi masakan siap saji. Karena melibatkan banyak orang, termasuk Ibu-ibu Aisyiyah, kegiatan berbagi berkah ini menyediakan tiga lokasi tempat masak.
Yang terlibat masak, “Totalnya ada 11 orang sebagai juru masak, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan”, ujar Anityo. Lokasinya di wilayah Jatiasih kota Bekasi, Kayu Manis Jakarta Timur, dan Dramaga kota Bogor. Masakan siap saji yang dipersembahkan komunitas pasien gagal ginjal kronis terdiri dari empat menu, antara lain, kambing lada hitam, kambing semur Betawi, rabeg Banten, dan rendang.
Anityo mengaku, kolaborasi bareng Lazismu kali pertama ini sebagai bentuk pemberdayaan agar para anggota dapat berpartisipasi dengan kegiatan yang positif. “Risiko penyakit gagal ginjal di tengah pandemi yang tak kunjung berakhir harus disikapi dengan kegiatan bermanfaat,” paparnya. 
Apalagi Lazismu mengamanahkan, 54 ekor hewan kurban yang jumlahnya terbilang banyak, dari pemotongan hingga pembagiannya ke penerima manfaat juga melibatkan partisipasi komunitas KPCDI yang terhitung dilaksanakan dari 20 – 22 Juli 2021, maka perlu kolaborasi yang kuat, sambung Anityo. 
Koordinator Program Kurban Lazismu, Mochammad Sholeh Farabi, mengatakan, dalam penyaluran daging kurban yang dimasak siap saji diprioritaskan untuk panti asuhan yang ada di Jakarta. “Lazismu menggandeng panti asuhan Muhammadiyah dan sebagian lagi dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dari seluruh panti yang ada di Jakarta tersebut, “Terdata ada 40 panti asuhan yang menjadi prioritas sebagai titik lokasinya,” terangnya. Kolaborasi yang baru pertama kali dilakukan bersama komunitas penderita gagal ginjal kronis ini,menurutnya dapat dijadikan benchmark untuk kegiatan pemberdayaan ekonomi di luar kegiatan program kurban.
Lazismu selalu terbuka dengan siapapun, terutama pelaku UMKM, karena pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan salah satu core program kami, kata Alfarabi. Alhamdulillah, melalui program kurban, Lazismu diberikan kesempatan berkolaborasi. Darisekian banyak proposal yang masuk, tawaran KPCDI paling menarik. Semoga melalui kerjasama ini produk barang dan jasa yg ditawarkan KPCDI bisa dikenal masyarakat. 
Sementara itu, Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Tony Richard Samosir, mengatakan, di masa pandemi, kami berpartisipasi untuk meringankan beban ekonomi anggota yang juga pasien cuci darah untuk menggalang kolaborasi bersama Lazismu. 
“Rangkaian pelaksanaan program kurban ini yang pertama kali dilakukan dengan memberdayakan para anggota,” jelasnya. Harapannya nilai manfaat yang diperoleh dapat membantu ekonomi keluarga. Momen Idul Adha ini, sekaligus mempererat tali persaudaraan untuk berbagi terhadap sesama. 

Tim Mobile Vaksinasi Tubaba Kerja Target Vaksinasi Lansia

Tim Mobile Vaksinasi Polres Tulangbawang barat (Tubaba) serta Dinas Kesehatan setempat melakukan pemantauan dan pengamanan pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, pada Rabu, (21/07/2021) pagi. 
Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman S.IK, menjelaskan, kegiatan tersebut untuk memastikan pemberian vaksin tahap satu dan dua bagi masyarakat berjalan dengan lancar.
\” Tim Mobile Vaksinasi siap door to door sambagi rumah-rumah warga Lansia. Untuk hari ini kita bersama Puskesmas Panaragan Jaya melaksanakan vaksinasi di Balai Tiyuh Panaragan dengan targetnya sebanyak 100 dosis untuk warga. 
Kapolres yang juga wakil ketua Tim gugus tugas penanganan Covid-19 kabupaten setempat ini menjelaskan, Vaksinasi dosis pertama terhadap kelompok lansia berusia 60 tahun keatas telah dilaksanakan dengan harapan dapat mencegah terjadinya kluster baru penularan virus korona.
\”Untuk hari ini tanggal 21 Juli  sebanyak warga lansia dan lainnya yang sudah kita laksanakan vaksinasi di Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah dengan total target vaksin sebanyak 100 warga\”, tuturnya.

Polres Way Kanan Gelar Apel Kesiapan Vaksinasi Covid – 19 Keliling

Polres melaksanakan Apel Kesiapan Vaksinasi Covid – 19 Keliling pada pemberlakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) mikro di Kabupaten Way Kanan guna memberikan rasa aman dan nyaman serta terhindar dari bahaya Covid-19.
Gelar apel kesiapan Vaksinasi dilaksanakan di halaman Mapolres Way Kanan di pimpin oleh Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung, Rabu 21 Juli 2021.
Kegiatan dihadiri Wakapolres Way Kanan Kompol Evinater Siallagan, pejabat utama, Kapolsek jajaran, Dandim 0427 Way Kanan, Kadis Kabupaten Way Kanan, Kepala BPBD Kabupaten Way Kanan, personil Polres Way Kanan, Bhabinkamtibmas, Kodim 0427 Way Kanan, Tenaga Kesehatan dan BPBD Kabupaten Way Kanan.
Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung, selaku pimpinan apel mengucapkan Apel Kesiapan Vaksinasi Covid – 19 Keliling ini diselenggarakan secara serentak, mulai dari tingkat Polda Lampung hingga kesatuan kewilayahan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan atas perintah Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Hendro Sugiatno, M.M.
Lebih lanjut, apel gelar pasukan ini dalam rangka kebijakan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo untuk melaksanakan vaksinasi 2 juta perhari untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid – 19, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan Tim Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Way Kanan.
\”Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa sampai saat ini kasus pandemi sudah hampir 2 tahun, sudah banyak yang meninggal akibat pandemi Covid-19. Bapak presiden menyampaikan bahwa diperlukan sinergitas dari seluruh stakeholder dari mulai tingkat Desa sampai dengan tingkat pusat mensinergikan seluruh kekuatan dalam mematuhi protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun,\” jelasnya.
Oleh karena itu, Kapolres menekankan kepada personil Polres Way Kanan untuk siap mengawal dan mendukung program pemerintah bersama TNI dan Tim Gugus Tugas Covid – 19 Kabupaten Way Kanan dalam vaksinasi Covid-19, ucapnya.
Berkaitan dengan hal tersebut, rekan rekan dari TNI melalui para Babinsa dan Bhabinkamtibmas bisa bersinergi untuk melaksanakan pendataan secara rinci para calon yang akan diberikan Vaksinasi dan rekan rekan dari Dinas Kesehatan maupun UPTD Puskesmas memiliki kemampuan dan kekuatan dalam rangka melaksanakan sebagai vaksinator.
“Saya berharap, kita semua mampu mencurahkan pikiran, energi, kemampuan seluruh sumber daya yang ada demi menciptakan Kabupaten Way Kanan pulih dan kembali dalam situasi yang aman dan bebas dari Covid -19,\” ungkapnya.

Warga Gotong Royong Usai Shalat Semprot Masjid

Hampir secara keseluruhan masyarakat di kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) tetap menggelar shalat idul adha di masjid, meski demikian himbauan pemerintahan desa tetap patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) secara ketat guna memutus mata ranati covid-19 di pedesaan. 
Sebelum menyelenggarakan shalat pemerintah desa membersihkan seluruh bagian masjid, begit usai shalat idul adha secara bersama aparat desa melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara menyeluruh. 
\” Usai shalat saya himbau pemerintahan desa turun tangan bersih-bersih dengan menyemprotkan cairan disinfektan, \” Kata Kades Rulung Sari Whisnu Setya Negara, Selasa 20 Juli 2021.
Wisnu menjelaskan, yang paling utama bagi seluruh jajaran pemerintahan desa harus selau mengingatkan supaya tidak ada ada kerumunan dimana pun tempat, mengingat yang terpapar di desa ini cukup banyak. 
\” Keliling setiap dusun bagi kadus ingatkan masyarakat jangan ada kerumunan, pakai masker, bawa cairan pembersih tangan, kurangi mobilitas diluar, \” Katanya. 
Sementara Sekretaris Desa Rulung Sari Sulistyo mengatakan, sejauh ini informasi yang didapat pemerintahan desa sekitar 10 orang dinyatakan positif dan dilakukan isolasi mandiri. 
\” Itu data kemarin yang kami dapat informasinya sudah 10 orang yang terpapar, untuk data lengkap berapa puskesmas yang tahu, \” Jelasnya.

Lima Ekor Sapi Qurban Didapati Mengandung Cacing Hati

Tim kesehatan hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat mendapati ada lima ekor sapi qurban yang mengandung cacing hati.
Petugas kesehatan hewan Marti mendampingi Kadis Nata Djudin Amran, mengatakan dari 35 ekor sapi dan kambing yang diperiksa kesehatan daging qurbanya di hari raya idul adha Selasa (20/7) di Kecamatan Balikbukit, pihaknya menemukan ada lima ekor sapi yang mengandung cacing hati.
\”Ini masih data sementara hasil pemeriksaan tim di Kecamatan Balikbukit, sedangkan laporan dari kecamatan lainya belum disampaikan,\” kata Marti.
Ia menjelaskan, di Kecamatan Balikbukit pemeriksaan dilakukan terhadap 55 ekor kambing dan 35 ekor sapi. Dari jumlah itu, lima ekor sapi diketahui mengandung cacing hati dengan lokasi pemeriksaan ada di pemotongan yang dilaksanakan oleh panitia di mushola An Nur Kelurahan Way Mengaku satu eko, musholla Immannasir Way Mengaku satu ekor, masjid Al Mansur Pasar Liwa satu ekor dan masjid Al Falah Way Mengaku dua ekor.
Terhadap temuan cacing hati itu, kata dia, pihaknya sudah menyampaikan kepada panitia agar hati sapi yang diketahui mengidap cacing hati itu untuk dimusnahkan atau dikubur.
\”Untuk hati yang diketahui mengandung cacing hati itu, kami sudah sarankan panitia agar dikubur saja,\” kata dia.