Semua tulisan dari Ahmad Sobirin

Mapolres Tubaba Akan dibentuk 2020

Mapolres Tubaba Akan dibentuk 2020

 Winarko  24 May 2018 – 15:21

Kapolda Lampung Irjen Pol Sutana didampingi bupati Umar Ahmad menjelaskan rencana pembentukan Mapolres Tubaba. (Merwan)

PANARAGAN (Lampost.co) — Terkendala anggaran, Pembentukan Mapolres Tulangbawang Barat (Tubaba) batal dilakukan tahun ini. Pembentukan akan dilakukan setelah anggaran disiapkan dalam APBN 2020.
\”Untuk pembentukan mapolres baru, selain menyiapkan personel juga harus didukung anggaran. Sampai saat ini pemerintah pusat belum menyiapkan anggarannya,\” ujar Kapolda Lampung IrjenPol Sutana saat melakukan kunjungan kerja ke Tubaba, Kamis (24/5/2018) siang.
Terkait belum siapnya anggaran tersebut, lanjut Kapolda, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, enggan memberikan keputusan untuk pembentukan Mapolres persiapan di kabupaten Tubaba.
\”Saya mohon maaf, pembentukan Mapolres baru bisa dilakukan 2020. Saya sudah berupaya ke Mabes Polri dan Menpan-RB, tapi tetap mentok dianggaran,\” kata kapolda dihadapan bupati dan tokoh masyarakat Tubaba. 
Namun, kata Kapolda, tahun depan masyarakat Lampung akan memiliki gedung Mapolda baru yakni di lokasi lahan kotabaru didekat Itera Lampung. Gedung Mapolda ini dibangun diatas lahan seluas 4 hektare lebih hibah dari pemerintah provinsi.
\”Biaya pembangunan Mapolda ini, selain dari provinsi juga dibantu dari kabupaten/kota,\” kata dia.

Kapolda Lampung-Bupati Tubaba Beri Motivasi Santri Al Furqon Perangi Terorisme

Kapolda Lampung-Bupati Tubaba Beri Motivasi Santri Al Furqon Perangi Terorisme

 Adi Sunaryo  24 May 2018 – 17:47

Irjenpol Suntana memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada para santri di Pondok Pesantren Al Furqon, Tulangbawang Tengah, Kamis (24/5/2018). (Lampost.co/Ahmad Sobirin)

PANARAGAN (Lampost.co) — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung, Irjenpol Suntana dan Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Umar Ahmad mengunjungi Pondok Pesantren Al Furqon, kelurahan Panaraganjaya, pimpinan Ketua MUI Tubaba, Ustaz Muhyidin Pardi. Kehadiran orang nomor satu di Kepolisian Lampung beserta rombongan disambut ratusan santri.
Di awali sambutan pimpinan pondok pesantren, Ustaz Muhyidin Pardi, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dari keluarga besar Polda Lampung untuk pertama kalinya di Pondok pesantrennya tersebut.
\”Mudah-mudahan ini akan menjadi motivasi bagi para santri, bahwa pondok pesantren adalah mitra Polri, para santri adalah sahabat polisi,\” kata pengurus forum pimpinan pondok pesantren se-Tubaba tersebut, Kamis (24/5/2018).
Ustaz Muhyidin kepada Kapolda menyatakan bahwa dari 26 pondok pesantren yang ada di kabupaten Tubaba, baik yang menggunakan metode salafi, salafi modern maupun yang modern dipastikan mendukung pihak kepolisian dalam memerangi aksi terorisme.
\”Santri yang ada di kabupaten ini tidak ada alasan untuk tidak menjadi mitra polisi, sahabat polisi, kami menolak terorisme dan benci dengan berita-berita bohong yang dapat memecah belah persatuan umat bangsa dan negara ini,\” ujarnya.
Komitmen pondok pesantren dengan para santrinya mendukung program Polri tersebut di apresiasi oleh Kapolda Lampung dengan memberikan penghargaan kepada para santri di Pondok pesantren Al Furqon.
\”Siapa santri yang berani maju bisa hafal surat Yasin dan bisa menjawab pertanyaan pertanyaan dari saya, akan diberi hadiah uang. Ayo ini untuk santri yang berani silahkan maju,\” kata Kapolda menantang para santri untuk berani menjawab pertanyaan dari Kapolda di hadapan bupati dan seluruh pejabat dan hadirin yang datang.

Kapolda Sebut Semua Wilayah Berpotensi Jadi Basis Radikalisme

Kapolda Sebut Semua Wilayah Berpotensi Jadi Basis Radikalisme

 Sri Agustina  24 May 2018 – 22:50
Kapolda Lampung Irjen Suntana saat kunjungan kerja di kabupaten Tulangbawang Barat usai meresmikan program Ide Sicantik Mapolres persiapan Tubaba, Kamis (24/5/2018). (Foto:Lampost/A.Sobirin)

PANARAGAN (Lampost.co)–Kepala kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung, Irjenpol Suntana, enggan menyebutkan secara spesifik dimana titik penyebaran paham radikalisme di Provinsi Lampung. Namun, Kapolda menyebut semua wilayah di Lampung dapat menjadi basis munculnya radikalisme, karena itu jajarannya tidak akan melihat satu wilayah saja, tapi semua akan diawasi secara simultan dan bersama-sama. 
\”Semua wilayah berpotensi menjadi penyebaran radikalisme, itukan sel sel sehingga mereka akan melihat ruang ketahanan masyarakat yang kurang disitu mereka bisa masuk,\” kata Kapolda usai buka bersama dengan Bupati Tubaba Umar Ahmad di lantai dua gedung sesat Agung Bumi Gayo Panaraganjaya, Kamis (24/5/2018).

Dalam kesempatan tersebut Kapolda berharap jika pemerintah daerah ada anggaran untuk bisa membuat acara pencegahan yang dilakukan bersama TNI dan Polri kepada masyarakat terutama generasi muda pelajar, mahasiswa dalam rangka pencegahan.
\”Bisa dilakukan dalam bentuk apel upacara bersama seperti yang akan kita gelar serentak disetiap daerah bersama dengan bupati, TNI, Polri dan semua elemen masyarakat ikut apel, kita sampaikan kepada orang lain yang masih ingin bermain mengacaukan Indonesia dengan cara semacam itu bahwa kami tidak takut dengan terorisme,\”ujarnya. 

Andra Matin Kangen dengan Tubaba

PANARAGAN (Lampost.co)–Arsitektur Andra Matin mengaku kangen dengan Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba). \”Saya kangen dengan keramahan masyarakat Tubaba,\” ucapnya saat mengunjungi komplek Dunia Akhirat, Selasa (20/2/2018).

Selaku arsitek yang merancang bangunan Masjid Baitushobur 99 Cahaya dan gedung Sesat Agung yang berada di komplek dunia akhirat (Islamic Center) dirinya mengaku bangga bisa diberi kepercayaan mendesain kedua bangunan tersebut  yang saat ini menjadi ikon kebanggaan masyarakat Tubaba.

\”Hari ini saya datang bersama dengan salah satu wartawan nasional dari Jakarta karena ingin melihat keindahan Tubaba,\”ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Andra Matin disambut Bupati Tubaba Umar Ahmad, Asisten II Sakib Arsalan, Kadis PUPR Iwan Mursalin, Kepala Bappeda Novriwan Jaya dan Kadis Kominfo Fajril Hikmah.

Bupati Umar Ahmad mendampingi Andra dan wartawan dari Jakarta  keliling komplek dunia akhirat. \”Saya bangga bisa ditemukan dengan Abang Andra Matin. Kedepan saya tetap meminta bantuannya untuk merencanakan pembangunan kota transmigrasi di wilayah Way Abung ini,\”ujarnya. 

Warga Tubaba Dapat Santunan dan Takjil Gartis dari Kapolda Lampung

Warga Tubaba Dapat Santunan dan Takjil Gartis dari Kapolda Lampung 

http://www.lampost.co/upload/warga-tubaba-dapat-santunan-dan-takjil-gartis-dari-kapolda-lampung.jpg

Sri Agustina  24 May 2018 – 23:25

Kapolda Lampung Irjen Suntana memberikan santunan kepada warga Tulangbawang Barat yang kurang mampu di pelataran masjid Baitusshobur 99 Cahaya Panaraganjaya, Kamis (24/5/2018).. (Foto:Lampost/A.sobirin)

PANARAGAN (Lampost.co)–Kapolda Lampung Irjen Suntana memberikan santunan kepada warga yang kurang mampu dan membagikan takjil secara gratis, kepada pengendara motor serta pedagang dan masyarakat pengunjung yang berada di kawasan Islamic Centre Tulangbawang Barat (Tubaba), pada Kamis (24/5/2018) sore.
Kapolres Tulangbawang, AKBP Raswanto Hadiwibowo, mengatakan, pemberian santunan ini diberikan kepada 6 orang warga yang kurang mampu.
“Mereka mendapatkan bingkisan berupa sembako dan uang tunai, yang diberikan langsung oleh Kapolda Lampung,” ujar AKBP Raswanto.

Usai memberikan santunan, Kapolda juga berkesempatan membagikan takjil secara gratis kepada pengendara motor serta pedagang dan masyarakat pengunjung yang berada di kawasan Islamic Centre.

“Ada sebanyak 100 paket takjil yang dibagikan pada kesempatan ini dan ini merupakan rangkaian kegiatan Safari Ramadan Kapolda Lampung di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” terang AKBP Raswanto.

Forkopimda yang mengikuti kegiatan ini, juga berkesempatan membagikan takjil kepada pengendara motor dan masyarakat. Usai memberikan santunan dan membagikan takjil, Kapolda beserta rombongan segera menuju ke Islamic Centre Tulangbawang Barat untuk melaksanakan buka bersama dan salat magrib secara berjamaah.

Tempat||Objek Wisata di Tulang Bawang Barat Lampung

Tulang Bawang Barat merupakan salah satu kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Tulang Bawang yang di resmikan pada 03 April 2008 oleh Menteri Dalam Negeri Mardiyanto atas nama Presiden RI di Jakarta. Hingga tahun 2018 terdiri dari 9 (sembilan) Kecamatan yaitu Batu Putih, Gunung Agung, Gunung Terang, Lambu Kibang, Pagar Dewa, Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Udik, Tumijajar dan Way Kenanga.

Saya sebagai putra daerah setempat sangat bangga, dalam waktu 10 tahun pemerintah sangat konsisten dalam memajukan daerah khususnya pemerataan infrastruktur baik jalan, jembatan, gedung, dan tentunya pengembangan kepariwisataan yang terbukti mampu menarik perhatian masyarakat dari dalam dan luar daerah kabupaten tulang bawang barat.
Tulang bawang barat memiliki beberapa objek wisata yang cukup potensial dan terus dikembangkan baik yang dikelola oleh pemerintah, swasta maupun perorangan. Objek wisata yang akan saya bahas di sini berkaitan dengan hoby, taman, alam, monumen, kolam renang. Tetapi hingga akhir 2018 objek wisata yang paling banyak di kunjungi adalah objek wisata keluarga yaitu Islamic Center dan Nuwo Sesat Agung.
Bagi sahabat alimahost yang ingin mengetahui apa saja objek wisata di tulang bawang barat, berikut ini saya berikan nama, tempat dan lokasi objek wisata yang mungkin tertarik untuk di kunjungi.

Islamic Center Tulang Bawang Barat
Berlokasi di kelurahan Panaragan Jaya Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Ditempat ini terdapat dua buah bangunan yang sakral yaitu Masjid Agung Baitus Shobur dan Nuwo Sesat Agung Bumi Gayou. Dibangun berdampingan sebagai simbol kehidupan masyarakat secara vertikal yaitu hubungan manusia kepada Allah (Habluminallah) dan horizontal yaitu hubungan manusia kepada sesama (Habluminannas). [Selengkapnya baca disini] [Lihat dan Telusuri Lokasi]

  1. Masjid Agung Baitus Shobur : merupakan Rumah Allah sebagai tempat beribadah umat muslim, selain itu juga difungsikan untuk kegiatan keagamaan lainnya yang bersifat habluminallah. Masjid ini memiliki ukuran 34×34 meter bermakna banyaknya jumlah sujud ibadah sholat wajib. Tinggi Masjid 30 meter bermakna 30 Juz dalam AlQuran. Kubah berbentuk persegi lima bermakna 5 rukun islam dan kubah memiliki 5 sisi bermakna 5 waktu sholat sehari semalam. Disangga oleh 114 pilar beton bermakna 114 Surat dalam AlQuran. Bagian dalam atap masjid diterangi 99 lubang cahaya bertuliskan asmaul husna bermakna 99 nama sanjungan Allah. Masjid agung Baitus Shobur berdampingan dengan Nuwo Sesat Agung Bumi Gayou
  2. Nuwo Sesat Agung Bumi Gayou : merupakan Rumah Adat sebagai balai pertemuan untuk musyawarah adat antar penyimbang masing-masing marga. Selain itu dapat difungsikan sebagai tempat kegiatan seni dan budaya masyarakat lampung tulang bawang barat. Rumah adat ini berada dalam satu kompleks islamic center tulang bawang barat yaitu berdampingan dengan masjid agung baitus shobur. Bangunan rumah adat yang diberi nama nuwo sesat agung bumi gayou merupakan satu gabungan dari 4 (empat) rumah besar yang dilambangkan sebagai 4 (empat) marga besar yaitu megou pak tulang bawang. Perhatikanlah desain atap rumah adat ini, dimana terlihat 4 (empat) rumah besar menaungi 5 (lima) rumah yang berarti menaungi transmigrasi dari 5 (lima) pulau besar di indonesia dapat bersatu dan berbaur dalam satu atap bersama. Bangunan didominasi oleh kayu pilihan, jika pada bangunan masjid bagian dalam atap bertuliskan bahasa arab asmaul husna maka pada bangunan nuwo sesat agung bagian dalam atap bertuliskan aksara lampung.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tugu Rato Nago Besanding
Berlokasi di kelurahan Panaragan Jaya Kecamatan Tulang Bawang Tengah, tepatnya di persimpangan antara kampung kagungan ratu dan panaragan jaya, tidak jauh dari kompleks islamic center. Bangunan bernama Tugu Rato Nago Besanding, di rancang oleh pengrajin dari pulau bali bernama I Wayan Winten. Desain tugu berbentuk 2 (dua) ekor naga besar dikendalikan seorang kusir yang sedang menarik kereta kencana dengan membawa seorang raja dan ratu kerajaan tulang bawang. Alkisah, berbentuk dua ekor naga besar karena di tempat ini dahulu sering di sebut tulung nagou (rawa naga).
[Lihat dan Telusuri Lokasi]
[Baca juga: Kisah balik sebelum tegaknya tugu rato nago besanding]
Tugu Relief Empat Marga
Berlokasi di pinggir jalan raya propinsi antara tiyuh panaragan dan penumangan baru yang juga sering di sebut jalan Letter “S” (berliku). Tugu ini berbentuk patung berkepala 4 (empat) manusia yang melambangkan adanya 4 (empat) marga tulang bawang yang sering disebut megou pak tulang bawang (megou:marga, pak:empat). Bangunan relief ini menceritakan kisah kehidupan rakyat tulang bawang dimulai dari kisah kerajaan – penjajahan – kemerdekaan.
[Lihat dan Telusuri Lokasi]
Taman Umbul Kapuk
Berlokasi di kelurahan daya asri-dayamurni kecamatan tumijajar. Taman ini menonjolkan pemandangan dan keindahan alam, rumah hunian hewan-hewan peliharaan, rumah-rumah pondok kayu di atas kolam dengan ikan-ikan besar, kolam pemancingan, alat permainan anak dan keluarga. Cocok untuk rekreasi keluarga semua usia, memanjakan mata, bersantai menikmati keindahan alam-hewan-binatang, makan-makan bersama hingga bermain bersama.
[Lihat dan Telusuri Lokasi]
Taman Agrowisata Tulang Bawang Barat
Berlokasi di kelurahan pulung kencana kecamatan tulang bawang tengah, tepatnya di kompleks SMKN 1 Tulang Bawang Tengah. Taman ini menonjolkan keindahan alam berupa tumbuhan dan tanaman sebagai pusat penelitian dan budidaya khususnya buah-buahan yang bisa kita petik secara langsung melalui izin pengelola taman. Cocok untuk bersantai menikmati indahnya berbagai macan tanaman dan tumbuhan buah-buahan, juga sebagai penelitian para siswa dan mahasiswa atau lembaga khuhus lainnya.
[Lihat dan Telusuri Lokasi]
Kolam Embung Budidaya Ikan dan Pemancingan
Berlokasi di tiyuh panaragan kecamatan tulang bawang tengah tepatnya lewat belakang kantor camat tulang bawang tengah-panaragan. Kolam besar ini disebut Embung dibuat oleh pemerintah tulang bawang barat khusus untuk warga panaragan sebagai tempat untuk membudidayakan berbagai macam jenis ikan dan untuk warga tulang bawang barat yang memiliki hoby memancing. Tempat ini cocok untuk masyarakat yang hobi memancing ikan Nila, Lelek, Patin, Gabus, Betok dan lain-lain.
[Lihat dan Telusuri Lokasi]

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); Wisata Makam Keramat Gemol Minak Indah
Berlokasi di tiyuh panaragan kecamatan tulang bawang tengah kurang lebih 3 km setelah jembatan sungai panaragan. Minak Gemol nama lain dari Minak Indah merupakan seorang panglima perang sekaligus penyebar agama islam di wilayah panaragan dan sekitarnya. Masyarakat yang ingin berziarah kesana bisa melaui darat dan juga melaui sungai.
[Lihat dan Telusuri Lokasi]
Wisata Kolam Renang Tulang Bawang Barat
Ada beberapa nama dan lokasi wisata kolam renang di tulang bawang barat, diantaranya:
  1. Water Boom Dayamurni: berlokasi di kelurahan dayamurni kecamatan tumijajar, 150 meter dari pusat pasar modern dayamurni. Bangunan cukup luas disertai wisma tempat menginap, tersedia kolam khusus balita, anak-anak dan dewasa, ada wahana permainan, hari libur biasanya tersedia musik orgen. Kapasitas pengunjung bisa lebih dari 150 orang jadi bisa untuk pengunjung dengan kapasitas besar. [Lihat dan Telusuri Lokasi]
  2. Wahana Banyu Biru: lokasi berdekatan dengan water boom dayamurni, sedikit jauh dari ruas jalan raya tepatnya masuk lewat belakang dealer honda dayamurni. Bangunan tidak cukup luas relatif kecil, tersedia kolam anak-anak dan dewasa, tidak ada wahana permainan, kapasitas di bawah 100 orang, cocok untuk rekreasi keluarga kecil dan warga yang mau belajar berenang. Tempat dijamin bersih, air jernih. [Lihat dan Telusuri Lokasi]
  3. Water Boom Murnijaya Kalimiring: berada di kelurahan murnijaya kecamatan tumijajar, kurang lebih 100 meter dari SPBU murnijaya. Bangunan cukup luas, tersedia kolam khusus balita, anak-anak dan dewasa, ada wahana permainan. Kapasitas pengunjung bisa lebih dari 150 orang jadi bisa untuk pengunjung dengan kapasitas besar. [Lihat dan Telusuri Lokasi]

TOP MAGAZINE

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai