Arsip Kategori: BERITA TERKINI

Candra Kencana Menolak Pembangunan Kantor Samsat Dipasar Tempel

Puluhan masyarakat candra kencana kemarin sabtu 27 Februari 2011 . mengadakan rapat kampung diikuti 200 undangan dari suku satu sampai enem  . bertempat Balai Kampung Candra kencana dipimpinn secara langsung Kepala Kampung Sayfulloh, Dalam rapat tersebut masyarakat menolak pembangunan kantor samsat dipasar tempel kecamatan tulangbawang tengah.

Dalam penolakanya tersebut   masyarakat Candra Kencana mulai dari suku satu sampai suku enam menolak tegas pembangunan kantor samsat tersebut / Dengan dasar penolakan  pasar tempel akan dijadikan pusat perekonomian masyarakat setempat , mengigat masyarakat  rata – rata petani , buruh serta pedagang.

Iswadi salah satu wakil masyarakat suku satu sampai suku enam, menolak tegas pembuatan kantor samsat yang berada dilokasi pasar  tersebut . selanjutnya masyarakat  sekitar pasar tempel  akan mengembangkan serta memfungsikan kembali seperti semula ///

akan S � a i �/ � perekonomian masyarakat setempat,mengigat masyarakat  rata – rata petani , buruh serta pedagang.Nanang Ali / Sobirin / Tegar Tv Tulangbawang Barat

SELAMAT ULANG TAHUN NAK!!!!

ASSTAGFIRRULALOH HAL ADZIM

Malam ini Saya selaku orang tua patut di salahkan atas kelalaian terhadap tanggung jawab sebagai seorang ayah dari putra ku Rizqi/kiki. hari demi hari berjalan tanpa memberi peringatan jika tidak dari diri sendiri yang memberi alarem akan terus terlena oleh waktu yang terus berjalan meninggalkan kita. Hari ini pukul 00.30 adalah 5 Ramadhan 1431 Hijriyah. sedari lepas berbuka puasa sore tadi perasaan ganjil meliputi diriku.
            Anaku Rizqi atau yang akrab di sapa kiki seakan tak mau ditinggal kan ke surau untuk melaksanakan ibadah tarawih di mushola depan rumah kami. malam ini, bertepatan saya mendapat giliran untuk Kultum di masjid Baiturahman seperti tahun tahun sebelumnya, namun entah kenapa sengaja saya tak tunaikan jadwal itu. dan saya putuskan untuk sholat taraweh di mushola Al-hidayah.
            Sepulang dari taraweh kiki sudah menghadang di depan pintu untuk menyambut kedatanganku. saat itu perasaan masih biasa saja. kiki saya biarkan main korek api dengan ibunya, ia minta di hidupkan korek api bensol oleh ibunya dan ia yang meniupnya sampai beberapa kali. hingga pada akhirnya menangis karna ibunya kuatir tangannya kiki tersulut api dari korek tersebut.
dari kejadian itu saya masih tidak perdulikan anakku dan saya tinggalkan untuk melihat hasil uploudtan vidio pak maskut sewu kuto ke youtube di komputer studio rumah pak maskut.
beberapa saat setelah uploudtan berhasil, kembali saya tengok anakku sambil bermagsut untuk mengambil rokok Rawit kesukaanku.
melihat aku akan kembali ke studio kiki merengek ingin ikut dengan ayahnya. dan akhirnya saya gendong kestudio. di depan komputer saya putarkan rekaman kiki setahun lalu saat di mandikan oleh ibunya. ber maksud supaya ia tertidur di pangkuanku sambil saya putarkan lagu nasid swolawatan menggunakan headset di kedua telinganya.
namun hingga sekian lama ia tak kunjung terlihat kantuk dan masih minta diputarkan vidio azan, hingga ibunya menyusul untuk mengajaknya tidur. Namun hingga berjam jam kiki tak mau diajak ibunya segera tidur, malah mengajak ayahnya bermain pasir di dalam rumah dan sesekali minta untuk bermain pasir di teras depan.
Hingga 3 jam kiki tak ada tanda tanda kantuk untuk segera menyusul ibunya tidur, berbagai cara aku lakukan untuk membujuknya ia mau tidur bersama ibu dan ayahnya.
Suara Tadarus malam itu sudah mulai berhenti sekitar pukul setengah 12 malam, namun kiki belum juga mau di bujuk untuk tidur dan malah menangis jika ayahnya tak mau diajak bermain pasir bersamanya. Terdengar suara tadarus di mushola depan sudah tidak menggunakan speker, akhirnya kubujuk ia untuk kemushola dengan  harapan dapat terlelap dan tertidur disana. 
                  Namun hingga tadarus selesai kiki masih tak mau tidur dan akahirnya saya bawa pulang dan minta untuk ditemeni nonton TV. ku turuti ia nonton TV dengan harapan dapat tertidur didepan Tv. Namun hingga Pukul 12.00.Wib. Kiki belum mau tidur dan malah minta yang aneh-aneh seperti minum, ambilkan roti, minta krupuk dll. jika tidak dituruti segera, ia tak segan menangis sekeras kerasnya.
ibunya segera bangun untuk membujuknya segera tidur, manun anehnya ia tak mau lepas dari gendongan ayahnya seperti tak mau lepas dari gendonganku. semakin di bujuk semakin keras ia menangis. siembok dan bude murni ikut berusaha menenamgkan namun malah menjadi jadi tangisnya, suaranya makin keras dan meronta ronta seperti bukan keinginannya sendiri. sampai terlihat dari jauh tetangga pada melihat namun enggan mendekat karena sudah cukup malam wajar saja jam sudah menunjukan pukul 12.00  lebih. 
pikiran yang macam-macam timbul dari semua yang ikut menenangkan kiki malam tadi, sampai berpikiran untuk memanggil seseorang yang bisa mendo\’a-do\’akan untuk datang menenangkan putraku.
Sambil masih di gendonganku karna tak seorangpun termasuk ibunya yang ia mau ikuti. tiba-tiba ia melihat pada saklar listrik yang sudah rusak tertempel didinding, ia minta untuk didekatkan dan tanganya meraih tombol saklar seperti akan menghidupkan atau mematikan lampu neon. 
dari bermain saklar tersebut ia mulai sedikit tenang, untungnya saklar tersebut sudah rusak dan tidak ada lagi aliran listrik, namun ia kembali melihat saklar yang lainnya yang masih aktif untuk menghidupkan lampu ruang tamu. dengan berhati hati saya turuti untuk menekan tombol saklar tersebut hingga lampu ruang tamupun mati. usai lampu di matikan ia minta TV pun di matikan. dari situ belum juga ada tanda tanda ia tenang ia masih saja menangis histeris jika ada yang tidak sesuwai dengan keinginanya. saklar jurusan dapur sekarang yang ia incar, karena takut kesetrum, embah buyutnya melarang untuk memainkan saklar tersebut meski saya sudah menggunakan sandal. 
terjadi perdebatan sedikit antara saya, embok dan istriku tentang hal ini. tujuanku hanya gimana kiki bisa terhibur dan akhirnya terlelap tidur, tapi istri dan embok takut jika setrum di saklar tersebut menyengat kiki. melihat hal tersebut kiki tambah kencang nangisnya. sambil saya ajak berjalan kedapur, saya tawari ia minum air putih dan akhirnya ia menuruti. usai minum, terlihat ia sudah nampak letih di wajahnya  dan memerah serta sayu kedua matanya. dan Alhamdulilah ia sudah mau mencari ibunya untuk minta di gendong, tak beberapa lama diayunan gendongan istriku kiki mulai memejamkan mata dan tertidur meski napasnya masih tersendat sendat karna isak tangis yang masih terasa.
Melihat putraku sudah tertidur pulas legalah hati kami, Namun pertanyaan mulai timbul di benak ini ada apa sebenarnya di balik tingkah kiki yang sulit di pahami malam ini?…….
         Sambil berjalan menuju Studio kembali, terlintas di pikiranku teringat 2 tahun Silam, Persis di malam ini Kiki saya tinggalkan untuk mengisi KULTUM Ramadhan  di masjid Baiturrahman 5 Hari Romadhan 1429 Malam ke 6 taraweh yang bertepatan Pas Sore Harinya pukul 5, kiki lahir di dunia ini. SUBHANALLAH \”MAHA SUCI ALLAH\”.Terjawab Sudah Jadi Pukul 5 tadi, dan bertepatan kembali dengan jadwal Kultum yang di berikan oleh takmir masjid Baiturrahman 2 tahun silam adalah HARI KELAHIRAN PUTRA KU \” RIZQI PRAMESWARA RAMADHAN SALAHUDDIN AHMAD\”.
MAAFKAN AYAHMU NAK!!.
 MALAM INI PUKUL 01:26 AYAH MENGUCAPKAN SELAMAT ULANG TAHUN SEMOGA MENJADI ANAK YANG BERGUNA BAGI BANGSA, NEGARA, DAN AGAMA.

SITUS BAKUNG NYELAI DI KAMPUNG CANDRA KENCANA

Situs Bakung Nyelai
Situs Bakung Nyelai berada di Kampung Candra Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah. Lahan situs berada di sebelah utara aliran sungai Bakung Nyelai yang merupakan anak Way Miring, tepatnya pada posisi 4°35’04” LS dan 105°07’06” BT. Lahan situs berupa kebun singkong. Tinggalan yang ada berupa sebaran fragmen artefak. Fragmen artefak yang telah ditemukan antara lain fragmen kerak besi,           gerabah, keramik, dan kaca.  

Ket ;Photo :Konsentrasi fragmen keramik asing di situs Bakung Nyelai(Dok. Puslitbang Arkenas, 2007)

Di sebelah timur laut lokasi sebaran fragmen artefak berjarak sekitar 100 m, terdapat “makam”. Menurut keterangan Nurcholis (MANTAN KEPALA KAMPUNG  CANDRA KENCANA), masyarakat percaya bahwa “makam” tersebut merupakan kuburan Tubagus H. Mustofa bin Tubagus Ibrahim bin Tubagus Husein. Sebagai legitimasi, tokoh Tubagus H. Mustofa dipercaya sebagai keturunan Sultan Hasanudin dari Banten.
Keadaan “makam” berupa gundukan tanah dikelilingi pagar tembok bata yang merupakan bangunan baru. Sebagai tanda “makam” berupa serumpun pohon bambu kuning. Di dekat “makam” terdapat pohon pule dan kayu samang.

DESA TRANSMIGRASI MENATA DIRI


Selamat datang di kampung candra kencana

Menuju kampung candra kencana tidak lah begitu sulit/hanya dengan menempuh 4 jam perjalanan dari kota bandar lampung/kita sudah sampai di kampung yang terletak di kecamatan tulang bawang tengah /kabupaten tulang bawang barat ini/sesampainya di batas kampung/nampak deretan rumah-rumah penduduk yang berjejer rapi di kanan kiri jalan/serta gedung-gedung fasilitas umum yang nampak belum lama di bangun.
Sebagai simbol kampung/di kampung ini berediri sebuah tugu yang lebih di kenal warga sebagai tugu tani/yang mengisaratkan/ sebagian penduduk kampung ini mayoritas adalah petani dan sangat menghormati pendatang yang masuk ke kampung//
Meski jalan telah beraspal/namun beberapa ruas jalan menuju kampung/rusak dan berlobang//
Begitu memasuki perkampungan/nuansa berbeda dari sebuah kampung yang berkembang mulai terlihat/dibagian depan perkampungan nampak rumah-rumah penduduk telah berubah/yang dulunya terbuat dari kayu ciri khas rumah penduduk transmigrasi/ kini sudah mulai berubah dengan bentuk rumah moderen terbuat dari batu bata//
Kampung candra kencana merupakan satu potret kampung transmigrasi di kabupaten tulang bawang barat lampung/yang menunjukan geliat pembangunan kampung//di kampung ini perkembangan pembangunan dan ekonomi kerakyatan maju dengan pesat/lalu bagai mana kampung yang dahulunya kampung trasmigrasi ini bisa berkembang//
Geliat perekonomian di kampung candra kencana kecamatan tulang bawang tengah kabupaten tulang bawang barat/mulai terlihat sejak pagi hingga sore hari/ketika mobil perkebunan subuh pagi sudah menjemput pekerja buruh warga kampung ini/dan pedagang mulai pergi ke pasar serta petani bersiap menuju sawah ladangnya//
Setelah 30 tahunan lebih sejak berdirinya kampung ini ekonomi kerakyatan di kampung ini cukup pesat/untuk mengetahui secara pasti bagai mana kampung candra kencana ini bisa mengembangkan diri/kita akan menemui kepala kampung yang berperan dalam pembangun kampung ini//menemui bapak syaifullah tidaklah begitu sulit/dengan bersahaja/bapak syaifullah dapat di temui di kantor kampung temapatnya bertugas/secara ditail kepala kampung menceritakan mulai dari terbentuknya kampung candra kencana ini/hingga kendala dalam memimpin kampung/
Kampung candra kencana merupakan kampung yang telah berkembang dan warganya terus giat memacu diri/namun ada beberapa kendala dalam memajukan ekonomi kerakyatan/hal ini di karenakan bantuan permodalan dari pemerintah setempat dirasakan belum menyentuh semua warga/
Kampung candra kencana termasuk dalam kecamatan tulang bawang tengah kabupaten tulang bawang barat lampung berjarak dua puluh kilo meter dari kota kecamatan dan lima belas kilo metr dari ibu kota kabupaten/ saat ini di huni sebanyak sepuluh ribu dua ratus sembilan puluh delapan jiwa dan dua ribu dua ratus sembilan puluh lima kepala keluaraga/dari jumlah ini sekitar tujuh puluh lima persen mencari nafkah dengan bertani dan berkebun sementara sisanya buruh perkebunan/pns dan wiraswasta//lahan pertanian dan perkebunan yang di garap di kampung ini seluas dua ratus delapn puluh hektar meter kubik/yang di tanami berupa padi/karet/sawit dan singkong//untuk meningkatkan moto pertanian/kendala utama yang dihadapi yakni sulitnya mendapatkan air/sebab areal persawahan ini termasuk wilayah dataran tinggi sehingga sulit mendapatkan air/meski jaringan irigasi telah dibangun di daerah ini/namun debit air dirasa kurang mencukupi dan hanya mampu tanam padi satu kali dalam setahun//jika musim kemarau tiba/lahan pertanian warga terancam kekeringan/akibat seringnya kekeringan/warga mengalihkan fungsi lahan dari petani sawah menjadi petani perkebunan karet dan sawit/
Syaifullah/kepala kampung candra kencana mengatakan/meski menemui banyak kendala/pihaknya kan terus melanjutkan program peningkatan mutu pertanian di kampung ini/ dan peningkatan kesejahteraan masyarakat/warga kampung candra kencana berharap/agar pesatnya pembangunan yang tengah gencar dilakukan oleh pemerintah /dapat pro rakyat kecil/agar tingkat kesejahteraan dapat dirasakan semua warga kampung candra kencana//

CANDRA KENCANA WAKILI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT


Candra Kencana Wakili Lomba Kampung Berprestasi

Kampung candra kencana Kecamatan mewakili Tulang Bawang Tengah, mewakili kabupaten Tulang Bawang Barat siap mengikuti lomba kampung berprestasi tingkat Profinsi Lampung yang di jadwalkan Selasa (7/6) mendatang.
Kepala Kampung Candra Kencana, M.sayfullah saat ditemui dikediamannya kemarin (19/4) mengatakan, bahwa persiapan mengikuti lomba kampung berprestasi ini sejak dua bulan terakhir telah mempersiapkan segala sesuatu yang ada di kampung. Selain itu, semua persiapan tinggal penyempurnaan saja.
Persiapan secara fisik telah mencapai 80 persen, mulai dari pembuatan pagar dari bambu dan kayu sekaligus pengecetan di masing-masing depan rumah warga. Termasuk, meningkatkan kebersihan dan gotong royong serta membersihkan saluran air di pinggir jalan utama dan jalan kampung, ujar Made.
Sementara, persiapan administrasi kampung ini sudah mencapai 85 persen, mulai dari persiapan kelompok kerja dan persiapan monografi kampung. Selain itu, tim penggerak PKK kampung selalu melakukan pembinaan untuk menghadapi lomba kampung berprestasi ini. Sedangkan, tim kecamatan dua kali dalam satu minggu melakukan pembinaan di kampung kami yakni pada hari Senin dan Kamis.

Sejauh ini kendala yang kami hadapi dalam persiapan lomba kampung tersebut, adalah masih minimnya dana. Tapi itu bukanlah bagi suatu alasan yang berarti, terpenting, warga masyarakat di Kampung Kampung candra kencana ini menyambut baik dan antusias dengan adanya lomba kampung berprestasi tingkat kabupaten ini, terangnya.
Sayfullah menambahkan, bahwa potensi kampung kami ini sebagian besar berasal dari segi pertanian dan perkebunan. Inilah yang akan menjadi salah satu unggulan dari Kampung Kampung candra kencana dalam menghadapi lomba kampung berprestasi mendatang.
Dalam hal ini, antusias warga sangat tinggi dalam menyongsong kegiatan lomba kampung itu. Terbukti tingkat swadaya masyarakat dan gotong royong sangat tinggi, serta cita-cita mereka dalam lomba kampung ini, mendapat juara. Walau nanti tidak mendapatkan juara, setidaknya masuk jajaran 10 besar pun kami sangat bersyukur dan bangga, imbuhnya. (TVRI/rin)

SMK KESEHATAN BUMI PERSADA


SMK Kesehatan Bumi Persada menjawab tantangan zaman yang semakin berkembang dengan disertai derasnya informasi yang sulit untuk dibendung dan teknologi yang semakin canggih,
SMK Kesehatan adalah sekolah yang mendidik dan melatih siswa-siswanya untuk menjadi generasi yang handal dan professional di bidang kesehatan sehingga lulusanya mudah untuk mendapatkan pekerjaan karena lapangan pekerjaan di bidang Kesehatan masih terbuka sangat luas baik di Instansi Pemerintah maupun swasta, di Dalam maupun di Luar Negeri, di antaranya Rumah Sakit, Puskesmas, Apotek, Toko Obat, Industri farmasi, Jamu dan Kosmetik dan masih banyak lagi.
SMK Bumi Persada Pulung Kencana terletak di awasan Jantung Kota Kabupaten Tulang Bawang Barat yang sangat strategis dapat dijangkau dengan berbagai kendaraan umum.