SELAMAT ULANG TAHUN NAK!!!!

ASSTAGFIRRULALOH HAL ADZIM

Malam ini Saya selaku orang tua patut di salahkan atas kelalaian terhadap tanggung jawab sebagai seorang ayah dari putra ku Rizqi/kiki. hari demi hari berjalan tanpa memberi peringatan jika tidak dari diri sendiri yang memberi alarem akan terus terlena oleh waktu yang terus berjalan meninggalkan kita. Hari ini pukul 00.30 adalah 5 Ramadhan 1431 Hijriyah. sedari lepas berbuka puasa sore tadi perasaan ganjil meliputi diriku.
            Anaku Rizqi atau yang akrab di sapa kiki seakan tak mau ditinggal kan ke surau untuk melaksanakan ibadah tarawih di mushola depan rumah kami. malam ini, bertepatan saya mendapat giliran untuk Kultum di masjid Baiturahman seperti tahun tahun sebelumnya, namun entah kenapa sengaja saya tak tunaikan jadwal itu. dan saya putuskan untuk sholat taraweh di mushola Al-hidayah.
            Sepulang dari taraweh kiki sudah menghadang di depan pintu untuk menyambut kedatanganku. saat itu perasaan masih biasa saja. kiki saya biarkan main korek api dengan ibunya, ia minta di hidupkan korek api bensol oleh ibunya dan ia yang meniupnya sampai beberapa kali. hingga pada akhirnya menangis karna ibunya kuatir tangannya kiki tersulut api dari korek tersebut.
dari kejadian itu saya masih tidak perdulikan anakku dan saya tinggalkan untuk melihat hasil uploudtan vidio pak maskut sewu kuto ke youtube di komputer studio rumah pak maskut.
beberapa saat setelah uploudtan berhasil, kembali saya tengok anakku sambil bermagsut untuk mengambil rokok Rawit kesukaanku.
melihat aku akan kembali ke studio kiki merengek ingin ikut dengan ayahnya. dan akhirnya saya gendong kestudio. di depan komputer saya putarkan rekaman kiki setahun lalu saat di mandikan oleh ibunya. ber maksud supaya ia tertidur di pangkuanku sambil saya putarkan lagu nasid swolawatan menggunakan headset di kedua telinganya.
namun hingga sekian lama ia tak kunjung terlihat kantuk dan masih minta diputarkan vidio azan, hingga ibunya menyusul untuk mengajaknya tidur. Namun hingga berjam jam kiki tak mau diajak ibunya segera tidur, malah mengajak ayahnya bermain pasir di dalam rumah dan sesekali minta untuk bermain pasir di teras depan.
Hingga 3 jam kiki tak ada tanda tanda kantuk untuk segera menyusul ibunya tidur, berbagai cara aku lakukan untuk membujuknya ia mau tidur bersama ibu dan ayahnya.
Suara Tadarus malam itu sudah mulai berhenti sekitar pukul setengah 12 malam, namun kiki belum juga mau di bujuk untuk tidur dan malah menangis jika ayahnya tak mau diajak bermain pasir bersamanya. Terdengar suara tadarus di mushola depan sudah tidak menggunakan speker, akhirnya kubujuk ia untuk kemushola dengan  harapan dapat terlelap dan tertidur disana. 
                  Namun hingga tadarus selesai kiki masih tak mau tidur dan akahirnya saya bawa pulang dan minta untuk ditemeni nonton TV. ku turuti ia nonton TV dengan harapan dapat tertidur didepan Tv. Namun hingga Pukul 12.00.Wib. Kiki belum mau tidur dan malah minta yang aneh-aneh seperti minum, ambilkan roti, minta krupuk dll. jika tidak dituruti segera, ia tak segan menangis sekeras kerasnya.
ibunya segera bangun untuk membujuknya segera tidur, manun anehnya ia tak mau lepas dari gendongan ayahnya seperti tak mau lepas dari gendonganku. semakin di bujuk semakin keras ia menangis. siembok dan bude murni ikut berusaha menenamgkan namun malah menjadi jadi tangisnya, suaranya makin keras dan meronta ronta seperti bukan keinginannya sendiri. sampai terlihat dari jauh tetangga pada melihat namun enggan mendekat karena sudah cukup malam wajar saja jam sudah menunjukan pukul 12.00  lebih. 
pikiran yang macam-macam timbul dari semua yang ikut menenangkan kiki malam tadi, sampai berpikiran untuk memanggil seseorang yang bisa mendo\’a-do\’akan untuk datang menenangkan putraku.
Sambil masih di gendonganku karna tak seorangpun termasuk ibunya yang ia mau ikuti. tiba-tiba ia melihat pada saklar listrik yang sudah rusak tertempel didinding, ia minta untuk didekatkan dan tanganya meraih tombol saklar seperti akan menghidupkan atau mematikan lampu neon. 
dari bermain saklar tersebut ia mulai sedikit tenang, untungnya saklar tersebut sudah rusak dan tidak ada lagi aliran listrik, namun ia kembali melihat saklar yang lainnya yang masih aktif untuk menghidupkan lampu ruang tamu. dengan berhati hati saya turuti untuk menekan tombol saklar tersebut hingga lampu ruang tamupun mati. usai lampu di matikan ia minta TV pun di matikan. dari situ belum juga ada tanda tanda ia tenang ia masih saja menangis histeris jika ada yang tidak sesuwai dengan keinginanya. saklar jurusan dapur sekarang yang ia incar, karena takut kesetrum, embah buyutnya melarang untuk memainkan saklar tersebut meski saya sudah menggunakan sandal. 
terjadi perdebatan sedikit antara saya, embok dan istriku tentang hal ini. tujuanku hanya gimana kiki bisa terhibur dan akhirnya terlelap tidur, tapi istri dan embok takut jika setrum di saklar tersebut menyengat kiki. melihat hal tersebut kiki tambah kencang nangisnya. sambil saya ajak berjalan kedapur, saya tawari ia minum air putih dan akhirnya ia menuruti. usai minum, terlihat ia sudah nampak letih di wajahnya  dan memerah serta sayu kedua matanya. dan Alhamdulilah ia sudah mau mencari ibunya untuk minta di gendong, tak beberapa lama diayunan gendongan istriku kiki mulai memejamkan mata dan tertidur meski napasnya masih tersendat sendat karna isak tangis yang masih terasa.
Melihat putraku sudah tertidur pulas legalah hati kami, Namun pertanyaan mulai timbul di benak ini ada apa sebenarnya di balik tingkah kiki yang sulit di pahami malam ini?…….
         Sambil berjalan menuju Studio kembali, terlintas di pikiranku teringat 2 tahun Silam, Persis di malam ini Kiki saya tinggalkan untuk mengisi KULTUM Ramadhan  di masjid Baiturrahman 5 Hari Romadhan 1429 Malam ke 6 taraweh yang bertepatan Pas Sore Harinya pukul 5, kiki lahir di dunia ini. SUBHANALLAH \”MAHA SUCI ALLAH\”.Terjawab Sudah Jadi Pukul 5 tadi, dan bertepatan kembali dengan jadwal Kultum yang di berikan oleh takmir masjid Baiturrahman 2 tahun silam adalah HARI KELAHIRAN PUTRA KU \” RIZQI PRAMESWARA RAMADHAN SALAHUDDIN AHMAD\”.
MAAFKAN AYAHMU NAK!!.
 MALAM INI PUKUL 01:26 AYAH MENGUCAPKAN SELAMAT ULANG TAHUN SEMOGA MENJADI ANAK YANG BERGUNA BAGI BANGSA, NEGARA, DAN AGAMA.

SITUS BAKUNG NYELAI DI KAMPUNG CANDRA KENCANA

Situs Bakung Nyelai
Situs Bakung Nyelai berada di Kampung Candra Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah. Lahan situs berada di sebelah utara aliran sungai Bakung Nyelai yang merupakan anak Way Miring, tepatnya pada posisi 4°35’04” LS dan 105°07’06” BT. Lahan situs berupa kebun singkong. Tinggalan yang ada berupa sebaran fragmen artefak. Fragmen artefak yang telah ditemukan antara lain fragmen kerak besi,           gerabah, keramik, dan kaca.  

Ket ;Photo :Konsentrasi fragmen keramik asing di situs Bakung Nyelai(Dok. Puslitbang Arkenas, 2007)

Di sebelah timur laut lokasi sebaran fragmen artefak berjarak sekitar 100 m, terdapat “makam”. Menurut keterangan Nurcholis (MANTAN KEPALA KAMPUNG  CANDRA KENCANA), masyarakat percaya bahwa “makam” tersebut merupakan kuburan Tubagus H. Mustofa bin Tubagus Ibrahim bin Tubagus Husein. Sebagai legitimasi, tokoh Tubagus H. Mustofa dipercaya sebagai keturunan Sultan Hasanudin dari Banten.
Keadaan “makam” berupa gundukan tanah dikelilingi pagar tembok bata yang merupakan bangunan baru. Sebagai tanda “makam” berupa serumpun pohon bambu kuning. Di dekat “makam” terdapat pohon pule dan kayu samang.

DESA TRANSMIGRASI MENATA DIRI


Selamat datang di kampung candra kencana

Menuju kampung candra kencana tidak lah begitu sulit/hanya dengan menempuh 4 jam perjalanan dari kota bandar lampung/kita sudah sampai di kampung yang terletak di kecamatan tulang bawang tengah /kabupaten tulang bawang barat ini/sesampainya di batas kampung/nampak deretan rumah-rumah penduduk yang berjejer rapi di kanan kiri jalan/serta gedung-gedung fasilitas umum yang nampak belum lama di bangun.
Sebagai simbol kampung/di kampung ini berediri sebuah tugu yang lebih di kenal warga sebagai tugu tani/yang mengisaratkan/ sebagian penduduk kampung ini mayoritas adalah petani dan sangat menghormati pendatang yang masuk ke kampung//
Meski jalan telah beraspal/namun beberapa ruas jalan menuju kampung/rusak dan berlobang//
Begitu memasuki perkampungan/nuansa berbeda dari sebuah kampung yang berkembang mulai terlihat/dibagian depan perkampungan nampak rumah-rumah penduduk telah berubah/yang dulunya terbuat dari kayu ciri khas rumah penduduk transmigrasi/ kini sudah mulai berubah dengan bentuk rumah moderen terbuat dari batu bata//
Kampung candra kencana merupakan satu potret kampung transmigrasi di kabupaten tulang bawang barat lampung/yang menunjukan geliat pembangunan kampung//di kampung ini perkembangan pembangunan dan ekonomi kerakyatan maju dengan pesat/lalu bagai mana kampung yang dahulunya kampung trasmigrasi ini bisa berkembang//
Geliat perekonomian di kampung candra kencana kecamatan tulang bawang tengah kabupaten tulang bawang barat/mulai terlihat sejak pagi hingga sore hari/ketika mobil perkebunan subuh pagi sudah menjemput pekerja buruh warga kampung ini/dan pedagang mulai pergi ke pasar serta petani bersiap menuju sawah ladangnya//
Setelah 30 tahunan lebih sejak berdirinya kampung ini ekonomi kerakyatan di kampung ini cukup pesat/untuk mengetahui secara pasti bagai mana kampung candra kencana ini bisa mengembangkan diri/kita akan menemui kepala kampung yang berperan dalam pembangun kampung ini//menemui bapak syaifullah tidaklah begitu sulit/dengan bersahaja/bapak syaifullah dapat di temui di kantor kampung temapatnya bertugas/secara ditail kepala kampung menceritakan mulai dari terbentuknya kampung candra kencana ini/hingga kendala dalam memimpin kampung/
Kampung candra kencana merupakan kampung yang telah berkembang dan warganya terus giat memacu diri/namun ada beberapa kendala dalam memajukan ekonomi kerakyatan/hal ini di karenakan bantuan permodalan dari pemerintah setempat dirasakan belum menyentuh semua warga/
Kampung candra kencana termasuk dalam kecamatan tulang bawang tengah kabupaten tulang bawang barat lampung berjarak dua puluh kilo meter dari kota kecamatan dan lima belas kilo metr dari ibu kota kabupaten/ saat ini di huni sebanyak sepuluh ribu dua ratus sembilan puluh delapan jiwa dan dua ribu dua ratus sembilan puluh lima kepala keluaraga/dari jumlah ini sekitar tujuh puluh lima persen mencari nafkah dengan bertani dan berkebun sementara sisanya buruh perkebunan/pns dan wiraswasta//lahan pertanian dan perkebunan yang di garap di kampung ini seluas dua ratus delapn puluh hektar meter kubik/yang di tanami berupa padi/karet/sawit dan singkong//untuk meningkatkan moto pertanian/kendala utama yang dihadapi yakni sulitnya mendapatkan air/sebab areal persawahan ini termasuk wilayah dataran tinggi sehingga sulit mendapatkan air/meski jaringan irigasi telah dibangun di daerah ini/namun debit air dirasa kurang mencukupi dan hanya mampu tanam padi satu kali dalam setahun//jika musim kemarau tiba/lahan pertanian warga terancam kekeringan/akibat seringnya kekeringan/warga mengalihkan fungsi lahan dari petani sawah menjadi petani perkebunan karet dan sawit/
Syaifullah/kepala kampung candra kencana mengatakan/meski menemui banyak kendala/pihaknya kan terus melanjutkan program peningkatan mutu pertanian di kampung ini/ dan peningkatan kesejahteraan masyarakat/warga kampung candra kencana berharap/agar pesatnya pembangunan yang tengah gencar dilakukan oleh pemerintah /dapat pro rakyat kecil/agar tingkat kesejahteraan dapat dirasakan semua warga kampung candra kencana//

CANDRA KENCANA WAKILI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT


Candra Kencana Wakili Lomba Kampung Berprestasi

Kampung candra kencana Kecamatan mewakili Tulang Bawang Tengah, mewakili kabupaten Tulang Bawang Barat siap mengikuti lomba kampung berprestasi tingkat Profinsi Lampung yang di jadwalkan Selasa (7/6) mendatang.
Kepala Kampung Candra Kencana, M.sayfullah saat ditemui dikediamannya kemarin (19/4) mengatakan, bahwa persiapan mengikuti lomba kampung berprestasi ini sejak dua bulan terakhir telah mempersiapkan segala sesuatu yang ada di kampung. Selain itu, semua persiapan tinggal penyempurnaan saja.
Persiapan secara fisik telah mencapai 80 persen, mulai dari pembuatan pagar dari bambu dan kayu sekaligus pengecetan di masing-masing depan rumah warga. Termasuk, meningkatkan kebersihan dan gotong royong serta membersihkan saluran air di pinggir jalan utama dan jalan kampung, ujar Made.
Sementara, persiapan administrasi kampung ini sudah mencapai 85 persen, mulai dari persiapan kelompok kerja dan persiapan monografi kampung. Selain itu, tim penggerak PKK kampung selalu melakukan pembinaan untuk menghadapi lomba kampung berprestasi ini. Sedangkan, tim kecamatan dua kali dalam satu minggu melakukan pembinaan di kampung kami yakni pada hari Senin dan Kamis.

Sejauh ini kendala yang kami hadapi dalam persiapan lomba kampung tersebut, adalah masih minimnya dana. Tapi itu bukanlah bagi suatu alasan yang berarti, terpenting, warga masyarakat di Kampung Kampung candra kencana ini menyambut baik dan antusias dengan adanya lomba kampung berprestasi tingkat kabupaten ini, terangnya.
Sayfullah menambahkan, bahwa potensi kampung kami ini sebagian besar berasal dari segi pertanian dan perkebunan. Inilah yang akan menjadi salah satu unggulan dari Kampung Kampung candra kencana dalam menghadapi lomba kampung berprestasi mendatang.
Dalam hal ini, antusias warga sangat tinggi dalam menyongsong kegiatan lomba kampung itu. Terbukti tingkat swadaya masyarakat dan gotong royong sangat tinggi, serta cita-cita mereka dalam lomba kampung ini, mendapat juara. Walau nanti tidak mendapatkan juara, setidaknya masuk jajaran 10 besar pun kami sangat bersyukur dan bangga, imbuhnya. (TVRI/rin)

SMK KESEHATAN BUMI PERSADA


SMK Kesehatan Bumi Persada menjawab tantangan zaman yang semakin berkembang dengan disertai derasnya informasi yang sulit untuk dibendung dan teknologi yang semakin canggih,
SMK Kesehatan adalah sekolah yang mendidik dan melatih siswa-siswanya untuk menjadi generasi yang handal dan professional di bidang kesehatan sehingga lulusanya mudah untuk mendapatkan pekerjaan karena lapangan pekerjaan di bidang Kesehatan masih terbuka sangat luas baik di Instansi Pemerintah maupun swasta, di Dalam maupun di Luar Negeri, di antaranya Rumah Sakit, Puskesmas, Apotek, Toko Obat, Industri farmasi, Jamu dan Kosmetik dan masih banyak lagi.
SMK Bumi Persada Pulung Kencana terletak di awasan Jantung Kota Kabupaten Tulang Bawang Barat yang sangat strategis dapat dijangkau dengan berbagai kendaraan umum.

WACANA =WACANEN

Revitalisasi Peran Pemuda Guna Terwujudnya Jiwa Nasionalisme dan Kesetiakawanan
29 03 2009
Oleh: AHMAD SOBIRIN
(Sekretaris Umum Karang Taruna Bhakti Karya Persada)
Kampung Candra Kencana
Indonesia adalah sebuah negara yang mempunyai keindahan alam yang memukau mata, subur nan indah. Negara yang mempunyai ribuan pulau yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Selain sumber daya alam yang melimpah tersebut, Indonesia dihuni 250 juta lebih rakyat yang berbeda-beda suku dan budaya yang hidup bersama. Semua di atas merupakan satu kesatuan yang membentuk Indonesia sebagai salah satu negara yang berdaulat di dunia yang berada di tepi selatan Asia tenggara ini.Sejak lahirnya bangsa ini pada tanggal 17 agustus 1945, Indonesia telah banyak mengalami perubahan yang cukup berarti. Baik ditingkat lokal maupun global. Namun di sisi lain jelas negeri ini tidak dapat melupakan efek negatif dari perubahan tersebut. Sebut saja seperti terjadinya konflik-konflik yang terjadi baik konflik yang bersifat SARA maupun konflik yang dilatarbelakangi oleh kepentingan politik, maupun ekonomi. Mozaik perjalanan kehidupan masyarakat Indonesia dimana perpecahan, dan bahkan peperangan yang menumpahkan darah tersebut menjadi goresan luka yang sulit untuk mengering di hati masyarakat. Hal inilah yang merupakan satu kesatuan unsur yang tak terpisahkan dari sejarah perjalanan bangsa ini yang tentunya dapat dijadikan sebagai suatu ujian bagi bangsa Indonesia untuk menuju sebuah negara yang lebih dewasa. Sejarah telah mencatat bahwasanya bangsa Indonesia sejak dikumandangkannya kata proklamasi, telah mengalami beberapa pergantian pemerintahan. Dimulai dari lahirnya duo proklamator bangsa yaitu Soekarno dan Mohammad Hatta sampai pada saat ini yaitu pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Muhammad Yusuf Kalla. Pergantian pemerintahan dari tiap orde itu di tandai dengan berbagai macam konflik. Tragedi berdarah 1965 telah memakan banyak korban, yang mengakibatkan lengsernya rezim orde lama, peristiwa 1998 yang disebut sebagai peristiwa reformasi yang berhasil menumbangkan pemerintahan Soeharto yang bercokol di puncak pemerintahan selama 30 tahun. Belum lagi konflik–konflik yang terjadi di daerah-daerah seperti konflik Aceh, Maluku dan bahkan sampai konflik antara tentara marinir dan rakyat akhir-akhir ini yang terjadi di Pasuruan Jawa Timur yang memakan korban dari warga.Sebagai suatu catatan penting dari peristiwa reformasi yang dipercaya menjadi pintu gerbang Indonesia menjadi negara yang lebih maju adalah berhasilnya menumbangkan sistem pemerintahan orde baru yang sentralistik. Namun di sisi lain reformasi telah melahirkan permasalahan baru yang tidak kalah rumitnya dibanding masa-masa sebelumnya. Pemerintahan pasca reformasi yang diharapkan dapat membawa Indonesia menjadi lebih baik, belum dapat memperlihat tanda-tanda keberhasilannya. Yang mudah dilihat adalah kebobrokan ekonomi yang mencolok dan tak kunjung membaik, perebutan kepentingan elit politik yang memicu konflik antar masyarakat, terjadinya degradasi penghargaan terhadap budaya sendiri yang dikenal ramah di mata dunia. Budaya timur sudah jarang terlihat di kehidupan masyarakat. Negara yang menjunjung tinggi dan menghargai perbedaan suku, ras, dan agama malah memperlihatkan konflik SARA yang memilukan hati. Hukum sudah seperti pasar yang memperlihatkan transaksi secara terbuka, rasa aman sudah sangat mahal di negeri ini. Tidak ketinggalan pula pada aspek pendidikan di Indonesia yang masih mencari sistem ideal, belum lagi permasalahan kesehatan masyarakat yang tidak terkonsep dan tertangani dengan baik oleh pemerintah. Selain itu terjadi berkali-kali bencana alam yang sangat dasyat yang menghantam negeri ini sehingga makin memperburuk kondisi bangsa Indonesia. Belum lagi adanya situasi global yang sudah menghilangkan batas-batas geografis yang menuntut masyarakat untuk selalu bersaing dengan negara lain di dunia. Hal tersebut di atas jelas telah banyak menghabiskan energi kita semua. Namun bagaimanapun, itu adalah konsekwensi yang harus diterima dengan menyadari akan kesalahan seluruh masyarakat. Semua harus ingat, bangsa Indonesia ini telah memiliki cita-cita bersama untuk meghantarkan negeri ini menjadi negeri yang makmur sejahtera, gemah ripah loh jinawi, dan mampu bersaing di era global sekarang ini. Maka seyogyanya masyarakat harus merumuskan kembali sistem global kehidupan bangsa ini secara bersama-sama dengan arif dan bijaksana. Serta dengan segera merumuskan gerakan kalau tidak ingin hancur dan tertindas di kehidupan yang akan datang. Bergerak sekarang atau tidak sama sekali.. Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya…. Penggalan syair lagu Indonesia raya di atas haruslah menjadi pemicu bagi negeri ini untuk sadar diri. Sadar bahwasanya apapun yang terjadi negeri ini rakyat harus bangun dan bangkit. Maka dari itu Indonesia harus menatap ke depan, menganalisis situasi dan bahu-membahu siapapun ia. Dari ratusan juta rakyat, sebenarnya Indonesia menyimpan SDM yang potensial yang dibutuhkan untuk dijadikan modal untuk berjuang. Personal-personal yang duduk di pemerintahan, di bidang bisnis, sebagai mahasiswa di dalam ataupun di luar negeri, masyarakat yang berpartisipasi aktif di organisasi-organisasi baik yang bergerak di bidang pedidikan, sosial, politik, dan ataupun kepemudaan. Namun sayangnya inisiatif untuk memanfaatkan seluruh potensi tersebut belumlah muncul. Gerakan yang muncul hanyalah gerakan yang bersifat lokal, dan sporadis. Pemimpin-pemimpin baru belumlah ada. Kalaupun ada sangat minim untuk didukung secara bersama-sama oleh rakyat. Hal ini jelas akan menjadi masalah. Sebab bangsa ini mempunyai budaya mengkultuskan seorang pemimpin. Apalagi pemerintah yang sebenarnya mempunyai kompetensi malah lebih mementingkan gerakan oportunisnya, repot dengan kepentingan perut dan perebutan kekuasaan, sehingga kewajibannya sebagai pelopor dan pemimpin bangsa tereduksi. Dan akhirnya rakyat benar-benar kehilangan figur seorang pemimpin yang akan membawa mereka untuk bergerak bersama demi cita-cita bangsa ini. Memang benar, dalam rangka memajukan bangsa tidak cukup mengandalkan pemerintah untuk bekerja sendiri. Kerjasama antara pemerintah dan rakyat merupakan interdependensi sistem yang tak bisa dipisahkan. Namun secara ideal pemerintahlah yang umumnya terdiri dari personal-personal intelektual dan professional, yang paling bertanggungjawab menentukan akan diarahkan kemana negeri ini. Sebab filosofi pemerintah dalam bangsa yang menganut sistem pemerintahan demokrasi adalah berasal dari rakyat. Maka seyogyanya mereka dapat menjadikan inspirator, motor penggerak yang efektif guna mendidik, membimbing, mengarahkan rakyat secara terus menerus. Membangun dalam negeri dan bersaing di kancah dunia.Jika memang pemerintah tidak sanggup lagi memfungsikan diri secara sewajarnya, maka tidak ada cara lain siapapun dia, baik dari perseorangan, kelompok, ataupun organisasi yang notabene mempunyai basic intelektual tinggi, harus bersedia membangun kesadaran akan kepemilikan bangsa (nasionalisme) dan menumbuhkan kesetiakawanan sosial diantara elemen tersebut di atas. Sehingga nantinya perjuangan serempak yang didasari semangat nasionalisme yang tinggi dan jiwa membangun yang besar untuk kemakmuran bersama menjadi sebuah kenyataan. Bergerak bersama untuk cita-cita bersama yaitu negara yang adil dan makmur dan diridhai oleh Tuhan Yang Maha Esa. Walaupun sekali lagi, proses tersebut membutuhkan waktu yang panjang, energi dan konsistensi yang tinggi dari masing-masing pihak.Pertanyaan selanjutnya adalah siapa dari SDM yang mempunyai energi besar, energic, mumpuni dan mempunyai daya gedor luar biasa dan telah terbukti dalam sejarah akan sepak terjangnya dalam membangun bangsa ini? Kalau dilihat dari sederet sejarah panjang bangsa ini rasanya tidak salah apabila kita menyatakan bahwa para pemudalah yang mempunyai andil besar dalam rangka membangun bangsa ini menuju bangsa yang lebih maju. Tengok saja sejarah yang dimulai digerakkan Budi utomo tahun 1908 yang merupakan organisasi kebangsaaan pertama, walaupun sebenarnya didalamnya hanya terdiri dari golongan masyarakat tertentu tapi perjuangannya dalam menyerukan kemerdekan sudah merupakan usaha untuk mendorong ke arah kemajuan bangsa ini. Peristiwa Rengas dengklok merupakan peran pemuda yang sangat berarti bagi bangsa Indonesia yang melandasi lahirnya teks Proklamasi.Tragedi 1965 yang berhasil melengserkan orde lama juga tak lepas dari kekuatan dan peran pemuda pada waktu itu dengan ditandainya banyak demonstrasi yang menuntut segera dilakukan perbaikan–perbaikan negeri. Lahirnya peristiwa 1998 yang pada waktu itu dipelopori oleh mahasiswa sebagai elemen dari pemuda yang akhirnya sekali lagi membuktikan kekuatannya yaitu berhasil melengserkan pemerintahan orde baru. Para pemuda dan mahasiswa menuntut adanya reformasi di berbagai bidang guna mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera dan segera keluar dari krisis ekonomi yang menghantam negeri ini.Namun dalam era sekarang ini, metode gerakan pemuda layak untuk dianalisis kembali. Kekuatan besar golongan muda di Indonesia saat itu lebih banyak digunakan untuk menggerakkan rakyat secara langsung, gerakan represif untuk menuntut pemerintah. Gerakan semacam itu memang dirasa efektif dalam memberikan tekanan terhadap pemerintah dan bisa menghasilkan perubahan secara radikal. Tetapi perubahan yang terjadi hanya bersifat instant artinya perubahan yang terjadi hanyalah hal-hal kecil yang sifatnya serba terbatas tak ada suatu perubahan yang menyeluruh dengan arah yang sama guna memperbaiki kehidupan yang lebih baik. Yang terjadi sekarang ini hanyalah perubahan parsial dan juga tidak adanya rancangan perubahan yang lebih global sehingga lebih banyak menimbulkan kerancuan dan perpecahan.Maka untuk menuju Indonesia yang lebih baik di dunia global ini, para elemen pemuda di seluruh antero Indonesia harus bersatu dan menemukan metode gerakan yang tepat yang sesuai dengan kondisi bangsa sekarang. Gerakan tersebut haruslah mengoptimalkan pola gerakan yang menyentuh langsung di wilayah yang lebih luas. Mencakup di seluruh daerah, sampai di pedesaan. Bersifat mendidik, mengorganisir dan mengkader secara terus menerus. Gerakan tersebut tidak terbatas pada status sosial, politik ataupun pendidikan dari anggotanya. Serta konsentrasi gerakan dikonsentrasikan pada aspek kesejahteraan sosial. Bukan terjebak pada aspek politik praktis, ataupun aspek keagamaan dari agama tertentu saja.Pertanyaan selanjutnya adalah organisasi apakah itu? Salah satu golongan muda berpotensi besar yang dimiliki bangsa Indonesia saat ini adalah para pemuda-pemudi yang umumnya berada di pedesaan, walaupun sekarang ini golongan tersebut masih dipandang sebelah mata oleh pemerintah maupun masyarakat umumnya. Mengapa golongan ini mempunyai potensi besar dalam membangun bangsa dan memperbaiki kehidupan bangsa ke depan? ada 4 hal pokok yang menjadi alasan:
Kemauan dan semangat yang tinggi untuk memperbaiki kondisi.Dari latar belakang wilayah pedesaan, mereka mempunyai keinginan untuk mempebaiki nasibnya. Hal ini ditandai dengan banyaknya arus urbanisasi yang mayoritas anak-anak muda untuk mencari nafkah di kota besar.
Memiliki kepekaan sosial dalam menyikapi kondisi sosial masyarakat terdekatnya.Pada umumnya masyarakat yang hidup di pedesaan masih memegang kuat rasa persaudaraan dan gotong-royong antar warga. Hal ini dapat dijadikan modal dalam berjuang bersama-sama.
Belum terkontaminasi dari budaya maupun kepentingann yang bersifat destruktif.Jika dibandingkan dengan gaya hidup pemuda yang bermukim di kota, pemuda desa masih berada dalam kategori original dan jauh dari gaya hidup yang ke barat-baratan yang destruktif.
Langsung menyentuh pada aspek masyarakat bawah.Karena posisinya berada di tengah-tengah masyarakat, mereka dapat lebih mudah berbaur dan menjalankan kewajibannya sebagai agen perubah, penjaga kesetiakawanan antar warga.Setidaknya dari keempat faktor di atas, KARANG TARUNA yang notabene organisasi pemuda yang berada di tingkat desa, dan tersebar di seluruh Indonesia mempunyai potensi besar untuk memerankan kewajibannya dan memenuhi kebutuhan masyarakat sekarang ini.Maka dari itu mulai saat inilah para pemuda berkonsolidasi membentuk format gerakan yang lebih modern dan futuristik dalam wadah organisasi Karang Taruna. Organisasi yang dapat menjadi pencerah keterpurukan bangsa dalam mendobrak kejumudan pembangunan dan nasionalisme bangsa yang sedang terpuruk ini.Karang Taruna Jawa Tengah yang terdiri dari personal-personal tangguh dalam mengemban tanggung jawab sebagai pemikul negeri ini kedepan, mempunyai konsep gerakan yang berbeda. Orientasi gerakan tidak hanya berkutat pada wilayah lokal maupun nasional. Namun Karang Taruna Jawa Tengah mempunyai program gebrakan yang bertaraf go internasional. Budaya berfikir linier dan sifat ketergantungan kepada pemerintah sudah tidak menjadi pola pikir Karang Taruna Jawa Tengah. Gerakan global tanpa memandang batas-batas geografis. Sebut saja adanya kerjasama antara Karang Taruna Jawa Tengah dengan negara Jepang dalam mendidik dan mengarahkan para pemuda pada aspek kewirausahaan dan kemandirian. Walaupun masih terjadi kesalahan disana-sini, namun setidaknya dari paparan saya diatas dapat menjadi bahan renungan bagi kita bersama. Menjadikan kita berani menengok ke belakang, dan berevaluasi secara internal dan menyeluruh. Sekaligus hal itu menjadi stimulasi bagi kita, para kaum muda Jawa Tengah untuk menatap zaman ke arah yang lebih baik, mendekatkan kepada titik paripurna kejayaan pemuda, dan masyarakat Jawa Tengah serta seluruh bangsa Indonesia yang kita cintai bersama ini. Tidak lupa kami sebagai generasi muda, yang didalam taraf berfikir dan bergerak tentunya masih sangat membutuhkan suplay ide, nasihat ataupun bimbingan dari semua pihak.

TOP MAGAZINE

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai